Penertiban Diduga Tebang Pilih, FWJ Indonesia Minta Satpol PP dan Satpel Perhubungan Koja Beri Penjelasan

AvatarTaer 02 Sep 2026, 11:24 36

JAKUT || RWN.CO.ID – Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia menyoroti pembongkaran satu lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Lorong 104, sekitar Lokbin UMKM Permai, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

 

Pembongkaran yang dilakukan pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB tersebut menjadi sorotan setelah lapak milik seorang pedagang bernama Syudarjad dibongkar, sementara sejumlah lapak lain di sepanjang lokasi tersebut disebut masih berdiri.

 

Ketua FWJ Indonesia DPD DKI Jakarta, Rosid, menilai kondisi tersebut perlu mendapat penjelasan dari pihak terkait. Menurutnya, apabila penertiban memang dilakukan berdasarkan aturan, penerapannya harus konsisten dan tidak menimbulkan kesan tebang pilih.

 

“Penegakan Perda harus dilakukan secara konsisten dan menyeluruh agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di antara para pedagang,” ujar Rosid dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

 

Rosid menyebut, penataan dan penertiban PKL di Jakarta antara lain mengacu pada Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum serta regulasi mengenai penataan dan pemberdayaan PKL.

 

Ia juga menilai langkah penertiban semestinya mengedepankan prosedur dan komunikasi kepada pedagang sesuai ketentuan yang berlaku sebelum dilakukan tindakan pembongkaran.

 

Dalam kasus di Lorong 104 tersebut, Rosid mempertanyakan mengapa hanya satu lapak yang dibongkar, sementara terdapat puluhan lapak lain di sekitar lokasi.

 

“Kalau memang ada pelanggaran, seharusnya aturan diterapkan secara adil dan transparan. Jangan sampai muncul persepsi bahwa penertiban dilakukan karena adanya kepentingan atau pesanan pihak tertentu,” tegasnya.

 

Rosid juga menyampaikan adanya dugaan keterlibatan oknum Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) dalam persoalan tersebut. Namun, dugaan itu menurutnya perlu dibuktikan dan diklarifikasi kepada pihak-pihak yang disebut.

 

FWJ Indonesia, lanjut Rosid, akan membawa persoalan tersebut kepada pihak terkait untuk meminta penjelasan serta mendorong evaluasi terhadap proses penertiban yang dilakukan di lokasi.

 

Selain persoalan pembongkaran, Rosid menyebut terdapat barang-barang milik Syudarjad yang mengalami kerusakan dalam proses tersebut.

 

Syudarjad sendiri mengaku kecewa. Ia mengatakan tidak pernah menerima surat peringatan maupun pemberitahuan secara lisan sebelum lapaknya dibongkar.

 

“Saya tidak pernah menerima surat peringatan maupun pemberitahuan lisan dari mereka. Tiba-tiba lapak saya dibongkar. Terlebih barang-barang saya ikut rusak,” ungkap Syudarjad.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Satpol PP Kecamatan Koja maupun Satpel Perhubungan Koja terkait dasar, prosedur, dan alasan pembongkaran lapak tersebut.

 

Rosid mengatakan dirinya juga telah berkomunikasi dengan Kasatpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara, Budhy Novian. Menurut Rosid, melalui pesan WhatsApp pribadinya, Budhy mengajak dirinya berdiskusi terkait kejadian tersebut di kantornya.

 

Namun, Rosid menyatakan belum memenuhi ajakan tersebut karena memilih membawa persoalan tersebut melalui mekanisme yang dinilainya lebih tepat.

 

FWJ Indonesia menegaskan, sorotan tersebut bukan dimaksudkan untuk menghalangi penertiban PKL, melainkan meminta agar setiap tindakan penegakan aturan dilakukan secara transparan, proporsional, dan tidak diskriminatif. ***

 

( I’in W / M Sadam )

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Prof DR Sutan Nasomal SH MH Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans: Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Perminta’an Ma’af Terbuka Dinilai Lebih Tepat

Dewi Sari

16 Okt 2026, 20:02

MAKASSAR, || RADAR WARTA NASIONAL –  Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., pakar hukum internasional sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), menyoroti klarifikasi Mustadir Dg Sila, suami pemilik merek skincare Fenny Frans, terkait polemik penyebutan wartawan dengan istilah “anak kodok” dalam siaran langsung di TikTok.   Menurut Prof Sutan, klarifikasi seharusnya menjawab substansi …

LAKA LANTAS Beruntun di JALINSUM – Sergai, Sopir Angkot Diduga Tewas dan Sembilan Orang Luka-luka

Taer

14 Okt 2026, 23:20

SERDANG BEDAGAI || RADAR WARTA NASIONAL – Kecelaka’an beruntun yang melibatkan satu unit angkutan kota (angkot) dan dua truk terjadi di Jl. Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Tebing Tinggi, Lingkungan Pasiran, dekat Jembatan Sungai Ular, Kel. Simpang Tiga Pekan, Kec. Perbaungan, Kab. Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (14/10/2026) sekira jam 08.00 WIB.   Dalam peristiwa …

Duga’an Perminta’an Uang Dilaporkan ke Divpropam Polri, Dua Personel Polda Jambi Disorot

Taer

14 Okt 2026, 09:50

JAMBI|| RADAR WARTA NASIONAL – Penanganan pengaduan duga’an ketidak profesionalan dalam bertugas yakni perminta’an uang yang dikaitkan dengan perkara pidana di Subdit Harda Ditreskrimum Polda Jambi kini menjadi perhatian. Dua oknum personel POLRI , yakni Iptu S*parn* dan Aipda G*st* Kr*sn* Y*d*, disebut dalam laporan yang diajukan Joni ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri. …

Karyawan CV. Global Jaya Minta Pemkot Tangerang Kedepankan Dialog, Nasib Pekerja Jadi Perhatian

Taer

13 Okt 2026, 12:32

TANGERANG ||  RADAR WARTA NASIONAL –   Rencana penyegelan lokasi usaha CV Global Jaya di kawasan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, memunculkan kekhawatiran di kalangan karyawan. Puluhan pekerja berharap pemerintah mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang berpotensi timbul apabila aktivitas perusaha’an dihentikan.   Aspirasi tersebut disampaikan seorang narasumber berinisial D saat ditemui di lokasi usaha, Senin …

Prof Dr Sutan Nasomal Minta Kapolri Perintahkan Kapolda Riau Usut Dugaan Penyekapan Advokat Perempuan di Pekanbaru

Dewi Sari

12 Okt 2026, 22:37

JAKARTA || RWN.CO.ID – Pakar Hukum Internasional Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH, meminta Kapolri memerintahkan Kapolda Riau bersama Kapolresta Pekanbaru mengusut tuntas dugaan kekerasan, intimidasi, dan penyekapan terhadap advokat perempuan Desi Silvia Angraini, SH, MH, saat menjalankan tugas profesinya.   Prof Sutan Nasomal SH MH., menegaskan, aparat penegak hukum perlu mengungkap fakta secara objektif …

HUT ke-50 HIPPI, Novi Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Kolaborasi

Taer

12 Okt 2026, 21:26

JAKARTA || RWN.CO.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) menjadi momentum untuk memperkuat peran pengusaha pribumi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).   Novi, perwakilan DPP HIPPI dari Divisi Perdagangan, menyampaikan bahwa penguatan UMKM menjadi salah satu langkah penting untuk membantu …