MENGEJUTKAN ! PROYEK DI SDN 1 SEPATAN DANA APBD 2026 DISOROT, PELAKSANA DAN PENGAWAS DISEBUT-SEBUT TAK TERLIHAT DI LOKASI

AvatarDewi Sari 29 Agu 2026, 16:32 63

TANGERANG | RWN.CO.ID –  Proyek pembangunan di SD Negeri 1 Sepatan, Kec. Sepatan, Kab. Tangerang, yang disebut bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026, kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, tim investigasi mengaku telah empat kali mendatangi lokasi, namun diduga belum menemukan kehadiran pihak pelaksana maupun pengawas lapangan.

 

Temuan tersebut memunculkan pertanya’an mengenai mekanisme pengawasan dan pengendalian pekerja’an proyek yang menggunakan anggaran publik.

 

Sa’at berada di lokasi, tim investigasi menemui sejumlah pekerja yang tengah melaksanakan pekerja’an. Ketika ditanyakan mengenai keberadaan pihak pelaksana, pekerja disebut memberikan keterangan bahwa pelaksana tidak pernah datang ke lokasi.

 

” Pelaksana gak pernah datang ke sini. Kami pun tidak memiliki nomor telpon yang bisa dihubungin untuk menghubungin mereka,” demikian keterangan pekerja sebagaimana disampaikan kepada tim investigasi.
 

Keterangan tersebut tentu perlu mendapat klarifikasi dari pihak pelaksana maupun dinas terkait, mengingat proyek pemerintah semestinya memiliki mekanisme pengawasan, pengendalian muttu, serta penanggung jawab pekerja’an yang jelas.

 

Tidak terlihatnya pelaksana atau pengawas sa’at beberapa kali kunjungan lapangan tidak serta-merta membuktikan bahwa proyek tersebut tidak diawasi. Namun, kondisi itu patut dipertanyakan, terutama apabila benar tidak terdapat pengawasan lapangan secara berkala.

 

Sejumlah pertanya’an pun muncul, siapa yang bertanggung jawab memastikan pekerja’an sesuai spesifikasi tekhnis..? Bagaimana pengendalian kwalitas material dan hasil pekerja’an dilakukan..? Serta bagaimana pemerintah memastikan pengguna’an anggaran APBD tersebut dapat dipertanggung jawabkan..?

 

Pertanya’an tersebut penting karena pembangunan fasilitas pendidikan menyangkut kepentingan publik dan keselamatan para siswa serta tenaga pendidik yang nantinya menggunakan bangunan tersebut.

 

Tim investigasi mendorong Pemerintah Kabupaten Tangerang dan dinas tekhnis terkait memberikan penjelasan secara terbuka mengenai proyek tersebut, termasuk identitas pelaksana, konsultan pengawas, nilai kontrak, sumber anggaran, masa pelaksana’an, serta progres pekerja’an.

 

Jika memang pengawasan telah berjalan sesuai ketentuan, masyarakat berhak memperoleh penjelasan mengenai mekanisme pengawasan yang dilakukan di lapangan.

 

Sebaliknya, apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan kontrak, standar tekhnis, maupun prosedur pengawasan, pemerintah diharapkan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku. Pembangunan sekolah bukan sekedar pekerjaan fisik. Di balik anggaran APBD terdapat uang masyarakat dan kepentingan masa depan anak-anak.

 

Karena itu, transparansi dan pengawasan tidak boleh hanya berhenti pada dokumen administrasi. Masyarakat berhak mengetahui bahwa setiap rupiah anggaran pendidikan benar-benar digunakan untuk menghasilkan pembangunan yang berkwalitas, aman, dan dapat dipertanggung jawabkan.

 

Hingga berita ini disusun, pihak pelaksana proyek dan dinas terkait belum memberikan keterangan mengenai temuan tersebut. RWN.CO.ID membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disinggung dalam pemberita’an ini.***

 

(Alex Teluknaga)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Prof DR Sutan Nasomal SH MH Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans: Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Perminta’an Ma’af Terbuka Dinilai Lebih Tepat

Dewi Sari

16 Okt 2026, 20:02

MAKASSAR, || RADAR WARTA NASIONAL –  Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., pakar hukum internasional sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), menyoroti klarifikasi Mustadir Dg Sila, suami pemilik merek skincare Fenny Frans, terkait polemik penyebutan wartawan dengan istilah “anak kodok” dalam siaran langsung di TikTok.   Menurut Prof Sutan, klarifikasi seharusnya menjawab substansi …

Duga’an Perminta’an Uang Dilaporkan ke Divpropam Polri, Dua Personel Polda Jambi Disorot

Taer

14 Okt 2026, 09:50

JAMBI|| RADAR WARTA NASIONAL – Penanganan pengaduan duga’an ketidak profesionalan dalam bertugas yakni perminta’an uang yang dikaitkan dengan perkara pidana di Subdit Harda Ditreskrimum Polda Jambi kini menjadi perhatian. Dua oknum personel POLRI , yakni Iptu S*parn* dan Aipda G*st* Kr*sn* Y*d*, disebut dalam laporan yang diajukan Joni ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri. …

Karyawan CV. Global Jaya Minta Pemkot Tangerang Kedepankan Dialog, Nasib Pekerja Jadi Perhatian

Taer

13 Okt 2026, 12:32

TANGERANG ||  RADAR WARTA NASIONAL –   Rencana penyegelan lokasi usaha CV Global Jaya di kawasan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, memunculkan kekhawatiran di kalangan karyawan. Puluhan pekerja berharap pemerintah mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang berpotensi timbul apabila aktivitas perusaha’an dihentikan.   Aspirasi tersebut disampaikan seorang narasumber berinisial D saat ditemui di lokasi usaha, Senin …

HUT ke-50 HIPPI, Novi Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Kolaborasi

Taer

12 Okt 2026, 21:26

JAKARTA || RWN.CO.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) menjadi momentum untuk memperkuat peran pengusaha pribumi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).   Novi, perwakilan DPP HIPPI dari Divisi Perdagangan, menyampaikan bahwa penguatan UMKM menjadi salah satu langkah penting untuk membantu …

HUT KE-31, PERUMDA TIRTA BENTENG SANTUNI 464 ANAK YATIM DAN GELAR DO’A ISTISQA

Dewi Sari

12 Okt 2026, 14:48

  TANGKOT |RWN.CO.ID – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang menggelar istighosah, doa istisqa, dan santunan anak yatim bersama Wali Kota Tangerang H. Sachrudin dan Wakil Wali Kota H. Maryono, Senin (12/10/2026). Kegiatan berlangsung di halaman Perumda Tirta Benteng, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Sebanyak 464 anak yatim dari …

Pakar hukum dan ekonom desak pemerintah evaluasi sistem perpajakan, ringankan beban masyarakat kecil, serta dorong penurunan biaya listrik dan BBM

Dewi Sari

10 Okt 2026, 19:03

  JAKARTA || RWN.CO.ID – Penerima’an pajak negara yang mencapai Rp1.409 triliun hingga Agustus 2026 menjadi sorotan Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH. Ia mempertanyakan efektivitas pemanfaatan penerimaan negara tersebut di tengah keluhan masyarakat mengenai penurunan daya beli, sulitnya mencari penghasilan, dan melemahnya aktivitas pasar tradisional.   Dalam keterangannya kepada sejumlah pemimpin redaksi media cetak …