- BISNIS SWASTAKABAR DUKA Pendiri Sariayu Martha Tilaar Berpulang di Usia 89 Tahun
- HUKUMKPK Tetapkan Bupati Klaten dan Kepala BKP Jateng jadi Tersangka Kasus Suap
- KESEHATAN“Warga” Kp Gintung-Mauk Diduga Keluhkan 11 Titik Lapak Limbah Sampah Liar, Petani Khawatir Wabah Penyakit Sawah Tercemar
- NasionalPonpes Modern DAI Preneur Indonesia Mulai Dibangun di Tapos Tigaraksa, Siapkan Generasi Berakhlak dan Mandiri
- BISNIS SWASTAMartha Tilaar Tinggalkan Warisan Budaya Jamu Terkenal Sampai Mancanegara


Prof. DR. Sutan Nasomal: Hindari Gonjang-Ganjing, Negara Perlu Siapkan Rutan Khusus Berstandar Tinggi
JAKARTA, RADAR WARTA NASIONAL – Polemik fasilitas khusus di lembaga pemasyarakatan (lapas) kembali menjadi sorotan setelah Ombudsman RI menemukan dugaan adanya “kluster mewah” di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor.
Dalam sidak pada 23 September 2026, Ombudsman menemukan sejumlah bangunan yang disebut menyerupai rumah kluster dan memiliki fasilitas seperti sofa, televisi, kulkas, meja makan, hingga fasilitas kebugaran. Ombudsman juga menemukan persoalan keamanan dan menerima laporan dugaan pungutan liar.
Menanggapi persoalan tersebut, Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH, pakar hukum internasional dan ekonom, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), mengatakan pemerintah perlu mencari solusi sistem pemasyarakatan yang lebih terukur agar persoalan fasilitas berbeda di dalam lapas tidak terus menimbulkan kegaduhan.
“Hindari gonjang-ganjing. Negara harus menata kembali sistem pemasyarakatan. Kalau memang diperlukan, siapkan rutan khusus dengan standar fasilitas dan pelayanan yang jelas, transparan serta diawasi negara,” ujar Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media di Jakarta, Minggu (27/9/2026).
Menurut Prif Sutan, klasifikasi penghuni perlu mempertimbangkan kondisi perkara, kebutuhan pembinaan, usia, serta kondisi kesehatan. Ia menilai tahanan dengan penyakit berat atau komplikasi membutuhkan fasilitas kesehatan dan pengawasan medis yang memadai.
“Jangan sampai orang yang membutuhkan perawatan medis justru ditempatkan dalam kondisi yang membuat penyakitnya semakin berat. Pembinaan harus tetap berjalan, tetapi aspek kemanusiaan dan kesehatan juga harus diperhatikan,” katanya.
Prof Sutan juga mengusulkan konsep rutan berstandar tinggi yang dikelola secara profesional dengan pengawasan ketat pemerintah. Ia membuka kemungkinan keterlibatan pihak swasta dalam penyediaan fasilitas, sepanjang seluruh mekanisme, tarif, keamanan, serta pengawasannya diatur secara transparan oleh negara.
Namun, menurut dia, fasilitas khusus tersebut tidak boleh berubah menjadi jalur istimewa bagi tahanan yang memiliki uang.
“Kalau ada fasilitas berbeda, kriterianya harus berdasarkan aturan dan keputusan yang jelas, bukan karena seseorang kaya atau mempunyai kekuasaan. Jangan sampai muncul kesan bahwa hukum bisa dibedakan berdasarkan kemampuan membayar,” tegasnya.
Gagasan tersebut, lanjut Sutan, dapat diarahkan untuk menyediakan fasilitas kesehatan, ruang pembinaan, pendidikan, olahraga, kegiatan keagamaan sesuai keyakinan, serta sarana rehabilitasi psikososial yang layak.
Ia juga mengusulkan agar fasilitas pemasyarakatan memiliki klasifikasi yang jelas, antara lain untuk tahanan umum, anak, remaja, serta penghuni yang membutuhkan penanganan kesehatan khusus.
“Yang penting bukan cuma kemewahannya, tetapi standar pembinaan, kesehatan, keamanan dan pengawasan. Jangan sampai istilah rutan mewah justru menjadi alasan munculnya diskriminasi baru,” ujarnya.
Guru besar itu pun menilai persoalan di Lapas Cibinong seharusnya menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pemasyarakatan nasional.
Ombudsman RI sendiri pada September 2026 telah meminta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melakukan evaluasi dan perbaikan tata kelola lapas dan rutan, khususnya terkait pengawasan, pungutan liar, penggunaan telepon seluler dan peredaran narkoba.
Bagi Prif Sutan, pembenahan tersebut harus menyentuh seluruh aspek, mulai dari bangunan, kapasitas hunian, pelayanan kesehatan, pembinaan hingga pengawasan petugas.
“Jangan tunggu kasus viral baru bergerak. Negara harus mempunyai sistem yang jelas sejak awal. Kalau standar fasilitas memang berbeda, dasar hukumnya harus jelas, pengawasannya ketat dan aksesnya tidak boleh ditentukan oleh uang semata,” pungkasnya.***
Tim
Narasumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH – Pakar Hukum Internasional dan Ekonom; Ketua Umum PAMID (Perkumpulan Advokat Muda Indonesia); Presiden Partai Oposisi Merdeka; Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal; Rektor Universitas Pronass; Ketua Umum YPP BRIGIP; Pendiri Ponpes As-Saqwa Plus.
Supri Oleng
13 Okt 2026, 20:11
Jakarta – Lomba lari Fun Run 5 K bareng Bang Sandi (Sandiaga Uno) serta Festival Kuliner dan Seni Budaya Makeang Kayoa sekaligus Pelantikan Pengurus Kabupaten Halmahera Selatan akan digelar pada 8 November 2026 bertempat di Jalan Baru Samping Hotel Sahid Jaya, Jakarta. Kepulauan Kayoa merupakan gugusan pulau yang berada di Kabupaten Halmahera Selatan, …
Taer
13 Okt 2026, 12:32
TANGERANG || RADAR WARTA NASIONAL – Rencana penyegelan lokasi usaha CV Global Jaya di kawasan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, memunculkan kekhawatiran di kalangan karyawan. Puluhan pekerja berharap pemerintah mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang berpotensi timbul apabila aktivitas perusaha’an dihentikan. Aspirasi tersebut disampaikan seorang narasumber berinisial D saat ditemui di lokasi usaha, Senin …
Supri Oleng
13 Okt 2026, 00:07
BANTEN || RWN CO.ID – Perkembangan tehknologi digital harus diimbangi dengan regulasi yang jelas serta program pendampingan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Tanpa dukungan tersebut, pengusaha yang merintis usaha secara mandiri berisiko tertinggal dari pelaku usaha yang lebih menguasai teknologi informasi (IT). Hal itu disampaikan Dr. Billy Adam, perwakilan DPC HIPPI …
Taer
12 Okt 2026, 21:26
JAKARTA || RWN.CO.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) menjadi momentum untuk memperkuat peran pengusaha pribumi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Novi, perwakilan DPP HIPPI dari Divisi Perdagangan, menyampaikan bahwa penguatan UMKM menjadi salah satu langkah penting untuk membantu …
Taer
12 Okt 2026, 21:03
JAKARTA || RWN.CO.ID – Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia menggelar agenda nasional sebagai wadah konsolidasi, koordinasi, dan kolaborasi antarpengurus daerah sekaligus memperingati 50 tahun perjalanan organisasi. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 600 peserta yang terdaftar dari berbagai daerah. Berdasarkan keterangan narasumber, sekitar 17 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) turut hadir. …
Taer
11 Okt 2026, 09:19
JAKPUS || RWN.CO.ID – Siaga Bencana Inti Forkabi (SBIF) Pusat yang dipimpin Eko Suherman menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Kramat Pulo Gang 16, Kel. Kramat, Kec. Senen, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026). Dalam aksi sosial tersebut, Eko Suherman bersama pengurus dan anggota SBIF Pusat menyerahkan bantuan berupa **15 karung beras dan 40 …
05 Agu 2026 351 views
TANGERANG KAB || RWN.CO.ID – Duga’an persoalan dalam transaksi jual beli sepeda motor kembali mencuat di wilkum Sepatan, Kabupaten Tangerang. Seorang warga Desa Kayu Agung, Muhammad Baihaqi (33), mengaku mengalami kerugian setelah membayar lunas sebesar Rp17 juta untuk pembelian satu unit sepeda motor, namun hingga kini kendara’an yang dijanjikan disebut belum pernah diterimanya. Merasa …
16 Agu 2026 239 views
BANTEN || RWN.CO.ID – Dalam rangka memaknai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdeka’an Republik Indonesia, ” Keraton Surosowan ” Banten, akan menggelar kegiatan bhakti sosial (Bhaksos) berupa layanan penyembuhan tradisional secara gratis bagi masyarakat Banten (16/8/2026). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026, mulai pagi hingga selesai. Layanan ini terbuka untuk …
16 Agu 2026 207 views
TANGERANG,SURYABAHARI || RWN.CO.ID – Semangat kemerdeka’an dan kebersama’an terasa meriah di lingkungan Perum KPR BTN PCI (Pondok Cituis Indah), Suryabahari, Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang – Banten. Warga larut dakam euforia, turut memeriahkan rangkaian kompetisi proses acara penentuan perlomba’an pada acara tradisi peringatan HUT ke-81 Kemerdeka’an Republik Indonesia dengan berbagai hiburan perlomba’an rakyat yang berlangsung dilapangan …
09 Agu 2026 187 views
TANGERANG KAB || RWN.CO.ID – Jagat maya diduga kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video pengakuan seorang TKW, pekerja migran asal Kabupaten Tangerang, Banten, yang mengaku tengah mengalami tekanan berat sa’at ini bekerja di Libya (9/8/2026). Narasi video berdurasi sekira 2 menit 11 detik tersebut beredar di salah satu grup WhatsApp komunitas warga Tangerang, “GAMATA”, …
17 Agu 2026 182 views
BANTEN | RADAR WARTA NASIONAL – Pemilik sepeda motor R2 dengan tekhnologi keyless kini perlu meningkatkan kewaspada’an. Sistem tanpa anak kunci konvensional yang selama ini dianggap lebih praktis dan aman ternyata tetap di duga memiliki potensi menjadi sasaran kejahatan apabila pelaku menggunakan perangkat elektronik tertentu (17/8/2026). Perhatian terhadap modus tersebut mencuat setelah APH aparat …
07 Agu 2026 155 views
LEMBANG SARI, TANGERANG KAB || RWN.CO.ID – Proyek pekerja’an betonisasi badan jalan ruas Jl.Lingkungan Taman Kota (Tamkot) RT001/004, Rajeg–Lembang Sari, Kabupaten Tangerang, Banten, menuai sorotan. Proyek yang semestinya menjadi bagian dari upaya peningkatan kwalitas infrastruktur masyarakat tersebut diduga dikerjakan dengan mengabaikan sejumlah ketentuan tehknis dan standart operasional prosedur (SOP). Pantauan tim awak media di lokasi …
09 Okt 2026 150 views
TANGKOT|| RWN.CO.ID – Sejumlah warga di Kel. Gondrong, Kota Tangerang-Banten, mengeluhkan aktivitas sebuah workshop yang disebut sebagai PT. Gamen karena diduga menimbulkan gangguan lingkungan dan berdampak terhadap kondisi jalan di sekitar permukiman. Keluhan tersebut disampaikan Bang Zeck, tokoh masyarakat Gondrong sekaligus mantan ketua RW selama tiga periode. Ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menindaklanjuti …
Comments are not available at the moment.