Duga’an Penyimpangan Trayek Dominasi Pelanggaran Bus AKAP dan AKDP, Kemenhub Evaluasi Operator

AvatarDewi Sari 02 Nov 2026, 10:28 17

 

JAKARTA || RWN – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memperketat pengawasan terhadap operasional bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di 115 Terminal Tipe A seluruh Indonesia. Hasil pengawasan periode 1 Januari hingga 30 Oktober 2026 menunjukkan penyimpangan trayek masih menjadi pelanggaran paling dominan.

 

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, mengungkapkan bahwa dari 3.158.517 perjalanan keberangkatan bus yang tercatat, sebanyak 1.760.258 perjalanan atau 55,73 persen terindikasi melakukan pelanggaran. Sementara 1.398.259 perjalanan atau 44,27 persen dinyatakan tidak melanggar.

 

Temuan serupa juga terlihat pada perjalanan kedatangan. Dari total 3.283.247 perjalanan bus yang masuk terminal, sebanyak 1.818.204 perjalanan atau 55,38 persen terindikasi melanggar ketentuan. Adapun 1.465.043 perjalanan atau 44,62 persen memenuhi persyaratan administratif dan teknis laik jalan.

 

“Masih terdapat lebih dari 1,7 juta kali perjalanan keberangkatan yang terindikasi melakukan pelanggaran dan pelanggaran terbanyak yakni penyimpangan trayek sebanyak 1.066.441 kali. Sementara ada lebih dari 1,8 juta kali perjalanan bus yang datang di terminal tipe A juga melakukan pelanggaran, dengan jumlah pelanggaran penyimpangan trayek mencapai 1.073.361 kali melanggar,” jelas Aan di Jakarta, Senin (2/11/2026).

 

Selain penyimpangan trayek, petugas menemukan persoalan serius terkait kedisiplinan operator dalam memenuhi kelengkapan dokumen kendaraan. Pelanggaran tersebut meliputi masa berlaku Kartu Pengawasan (KPS) serta dokumen uji berkala kendaraan atau BLUe/KIR yang telah kedaluwarsa.

 

Pada kendaraan keberangkatan, tercatat 450.934 kali pelanggaran masa berlaku dokumen uji berkala dan 768.132 kali pelanggaran masa berlaku KPS. Sementara pada kendaraan kedatangan, ditemukan 497.558 kali pelanggaran dokumen uji berkala serta 827.984 kali pelanggaran masa berlaku KPS yang sudah tidak aktif.

 

Aan menegaskan, hasil pengawasan tersebut menjadi dasar bagi Kemenhub untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan perusahaan otobus (PO), sekaligus mendorong peningkatan standar keselamatan pelayanan transportasi umum.

 

“Hasil pengawasan yang rutin kami lakukan ini tidak hanya untuk mendeteksi adanya pelanggaran tetapi juga sebagai justifikasi kami untuk mengevaluasi dan mendorong operator atau PO-PO tersebut supaya lebih tertib untuk menjamin keselamatan pelayanan. Kami ingin para operator betul-betul menerapkan prinsip layanan angkutan yang berkeselamatan,” katanya.

 

Ia mengimbau seluruh operator bus agar memastikan setiap kendaraan beroperasi sesuai trayek dan izin yang telah ditetapkan. Persyaratan administratif maupun teknis laik jalan juga harus dipenuhi, termasuk memastikan kondisi pengemudi dan awak kendaraan tetap prima sebelum menjalankan perjalanan.

 

Menurutnya, kepatuhan terhadap trayek dan kelengkapan dokumen bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan bagian penting dari upaya melindungi keselamatan penumpang serta pengguna jalan lainnya.

 

Ke depan, Ditjen Perhubungan Darat akan mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi Terminal Online System (TOS) untuk memperkuat pengawasan, memantau operasional kendaraan, dan mengevaluasi kepatuhan operator bus.

 

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan perusahaan otobus sekaligus memastikan masyarakat memperoleh layanan transportasi umum yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

 

Pewarta : Sophia T / D Arif Manurung

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
HUT KE-31, PERUMDA TIRTA BENTENG SANTUNI 464 ANAK YATIM DAN GELAR DO’A ISTISQA

Dewi Sari

12 Okt 2026, 14:48

  TANGKOT |RWN.CO.ID – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang menggelar istighosah, doa istisqa, dan santunan anak yatim bersama Wali Kota Tangerang H. Sachrudin dan Wakil Wali Kota H. Maryono, Senin (12/10/2026). Kegiatan berlangsung di halaman Perumda Tirta Benteng, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Sebanyak 464 anak yatim dari …

REHABILITASI RUAS JALAN DI KEDAUNG BARU DISOROT MIRING, DUGA’AN MUTTU DAN PENERAPAN K3 DIPERTANYAKAN

Taer

09 Okt 2026, 02:24

TANGERANG KOTA || RADAR WARTA NASIONAL – Pemerintah Kota (pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerja’an Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan pembenahan infrastruktur jalan. Namun, pelaksana’an proyek rehabilitasi jl. di lingkungan RW 01, Kel. Kedaung Baru, Kec. Neglasari, Kota Tangerang, menjadi sorotan miring tim kontrol sosial gabungan.   Berdasarkan pantauan pada 8 Oktober 2026 sekira …

PROYEK PEMASANGAN PIPA AIR KELURAHAN PRIUK DISOROT, PAPAN INFORMASI ANGGARAN TAK TERPASANG

Taer

07 Okt 2026, 11:24

TANGERANG KOTA || RADAR WARTA NASIONAL, CO.ID, 7 Oktober 2026 – Proyek pembangunan dan pemasangan jaringan pipa air di wilayah Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, menjadi perhatian setelah tim investigasi menemukan sejumlah hal yang dinilai perlu diverifikasi terkait pelaksanaan pekerjaan di lapangan.   Hasil pemantauan tim pada Rabu (7/10/2026), antara lain menemukan tidak adanya …

Mitra MBG Yuka Afrianto Minta Kepastian: Program Dilanjutkan atau Modal Dikembalikan

Dewi Sari

06 Okt 2026, 16:46

Jakarta||  Radar Warta Nasional – Mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Yuka Afrianto, menyampaikan harapan-nya agar pemerintah memberikan kepastian kepada para mitra yang telah menyiapkan modal dan fasilitas untuk mendukung program tersebut (6/10/2026).   Menurut Yuka, pada awalnya sebagian mitra tidak langsung bersedia bekerja sama karena masih mempertanyakan kepastian program. Namun, setelah melihat MBG sebagai …

Leni Mengaku Terlilit Utang Usai Bangun Dapur MBG.?! Modal Digadaikan, Suami Jatuh Sakit

Taer

06 Okt 2026, 16:30

JAKARTA || Radar Warta Nasional – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program pemerintah dinilai sebagai program mulia untuk masyarakat. Namun, bagi Leni, warga asal Toraja, Tana Toraja, program tersebut justru membawa persoalan berat setelah modal yang digunakan untuk membangun dapur MBG berasal dari pinjaman dan barang berharga milik keluarga maupun teman.   Leni …

MUSRENBANGDES MUARA – TELUKNAGA SUSUN RKP 2027, USULKAN PUSKESMAS HINGGA PJU

Dewi Sari

05 Okt 2026, 11:01

TANGERANG KAB || RWN.CO.ID- Pemdes Muara bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk membahas sekaligus mengesahkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Muara Tahun Anggaran 2027. Kegiatan berlangsung di Aula Desa Muara, Kec. Teluknaga, Kab. Tangerang, Senin (5/10/2026).   Musrenbangdes dihadiri Kepala Desa Muara H. Moh. Syaripudin, Sekretaris Desa Tomi, Ketua …