Duga’an Penguasa’an dan Pengekaplingan 12 Hektare Aset Desa Tanah Merah Sorot Peran Pemkab Tangerang

AvatarTaer 15 Sep 2026, 21:41 8

 

SEPTIM, TANGERANG  Duga’an penguasa’an dan komersialisasi asset milik Desa Tanah Merah seluas kurang lebih 12 hektare di Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, diduga memicu sorotan publik. Lahan yang berstatus sebagai tanah bengkok atau Titisara tersebut diduga dialihkan hak garapnya, dikapling-kapling, hingga didirikan bangunan tanpa kejelasan legalitas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lahan yang seharusnya tercatat dan dikelola untuk kepentingan masyarakat desa tersebut diduga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk keuntungan pribadi melalui mekanisme oper alih garapan.

Kondisi ini memicu pertanyaan terkait fungsi pengawasan dan tata kelola dari pemangku kebijakan setempat, mulai dari Pemerintah Desa Tanah Merah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pihak Kecamatan Sepatan Timur, hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

Pengelolaan aset desa sendiri telah diatur secara tegas dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa, yang kemudian diperbarui melalui Permendagri Nomor 3 Tahun 2024. Regulasi tersebut menegaskan bahwa setiap pemanfaatan dan pemindahtanganan aset desa wajib memenuhi prosedur hukum serta dicatatkan secara transparan.

Selain status kepemilikan lahan, transparansi tata kelola penerbitan surat garap, legalitas oper alih, hingga aliran dana yang dihasilkan dari pemanfaatan lahan seluas 12 hektare tersebut kini menjadi perhatian utama. Audit administratif serta pemeriksaan kewajiban perpajakan atas potensi penerimaan di atas lahan tersebut dinilai perlu segera dilakukan.

Masyarakat mendesak Pemkab Tangerang untuk segera turun tangan melakukan inventarisasi, verifikasi batas wilayah, serta pemeriksaan dokumen pertanahan di lokasi. Jika ditemukan indikasi penyalahgunaan wewenang atau transaksi ilegal, aparat penegak hukum diharapkan melakukan penelusuran guna mengembalikan aset tersebut kepada desa.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghimpun konfirmasi resmi dari Kepala Desa Tanah Merah, BPD, Camat Sepatan Timur, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang terkait kejelasan status hukum dan langkah penanganan atas lahan tersebut.

 

Pewarta : Abdul Aziz

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
KPK Tetapkan Bupati Klaten dan Kepala BKP Jateng jadi Tersangka Kasus Suap

Supri Oleng

17 Okt 2026, 19:49

  Kabupaten Klaten-propinsi Jawa Tengah, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif selama 1×24 jam, akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta dugaan suap hasil audit keuangan pemkab Klaten oleh Badan Pemeriksaan Keuangan ( BPK).   KPK menjelaskan dua di antaranya yakni Bupati Klaten …

Prof DR Sutan Nasomal SH MH Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans: Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Perminta’an Ma’af Terbuka Dinilai Lebih Tepat

Dewi Sari

16 Okt 2026, 20:02

MAKASSAR, || RADAR WARTA NASIONAL –  Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., pakar hukum internasional sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), menyoroti klarifikasi Mustadir Dg Sila, suami pemilik merek skincare Fenny Frans, terkait polemik penyebutan wartawan dengan istilah “anak kodok” dalam siaran langsung di TikTok.   Menurut Prof Sutan, klarifikasi seharusnya menjawab substansi …

LAKA LANTAS Beruntun di JALINSUM – Sergai, Sopir Angkot Diduga Tewas dan Sembilan Orang Luka-luka

Taer

14 Okt 2026, 23:20

SERDANG BEDAGAI || RADAR WARTA NASIONAL – Kecelaka’an beruntun yang melibatkan satu unit angkutan kota (angkot) dan dua truk terjadi di Jl. Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Tebing Tinggi, Lingkungan Pasiran, dekat Jembatan Sungai Ular, Kel. Simpang Tiga Pekan, Kec. Perbaungan, Kab. Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (14/10/2026) sekira jam 08.00 WIB.   Dalam peristiwa …

Duga’an Perminta’an Uang Dilaporkan ke Divpropam Polri, Dua Personel Polda Jambi Disorot

Taer

14 Okt 2026, 09:50

JAMBI|| RADAR WARTA NASIONAL – Penanganan pengaduan duga’an ketidak profesionalan dalam bertugas yakni perminta’an uang yang dikaitkan dengan perkara pidana di Subdit Harda Ditreskrimum Polda Jambi kini menjadi perhatian. Dua oknum personel POLRI , yakni Iptu S*parn* dan Aipda G*st* Kr*sn* Y*d*, disebut dalam laporan yang diajukan Joni ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri. …

Musrenbangdes Cengklong Bahas Rencana Pembangunan 2027–2028, Warga Usulkan Fasilitas Posyandu

Dewi Sari

13 Okt 2026, 14:29

TANGERANG || RADAR WARTA NASIONAL | – Pemerintah Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), Selasa (13/10/2026), untuk membahas rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2027 serta Daftar Usulan RKPDes (DU-RKPDes) 2028.   Kegiatan dihadiri Kepala Desa Cengklong H. Syamsul Anwar, S.Sos., Ketua TP-PKK Aulian Sari, S.Pd., Ketua BPD H. …

Karyawan CV. Global Jaya Minta Pemkot Tangerang Kedepankan Dialog, Nasib Pekerja Jadi Perhatian

Taer

13 Okt 2026, 12:32

TANGERANG ||  RADAR WARTA NASIONAL –   Rencana penyegelan lokasi usaha CV Global Jaya di kawasan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, memunculkan kekhawatiran di kalangan karyawan. Puluhan pekerja berharap pemerintah mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang berpotensi timbul apabila aktivitas perusaha’an dihentikan.   Aspirasi tersebut disampaikan seorang narasumber berinisial D saat ditemui di lokasi usaha, Senin …