Dituding Minim Rambu Dan Tanpa Nomor Kontrak, Beton Diduga Retak Proyek Jalan Jati–Sepatan–Gintung Didesak Disidak

AvatarDewi Sari 25 Agu 2026, 19:35 25
TANGERANG KAB || RWN.CO.ID – Proyek Rekonstruksi JL. Jati–Sepatan–Gintung di Kec. Sukadiri, Kab. Tangerang, disorot aktivis dan media. Pelaksana’an di lapangan diduga mengabaikan aspek keselamatan kerja, muttu, dan keterbuka’an informasi publik.

 

Proyek dengan nilai kontrak Rp9.276.622.000 bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang TA 2026 ini dikerjakan oleh CV. Mulia Arinda dengan masa pelaksana’an 150 hari kalender.

 

Dalam investigasi Tim Media bersama Aktivis Pantura di lokasi, Senin (25/8/2026), ditemukan sejumlah kejanggalan.

 

Salah satu temuan utama adalah proses pengecoran diduga dilakukan pada malam hari tanpa penerangan yang memadai.

 

Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan pekerja dan pengguna jalan. Selain itu juga menimbulkan pertanyaan terhadap kwalitas pengawasan muttu pekerja’an.

 

“Pengecoran malam tanpa lampu itu melanggar K3. Hasil cor bisa tidak maksimal dan membahayakan pengguna jalan,” kata Aktivis Pantura di lokasi.

 

Selain itu, rambu-rambu keselamatan dan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi juga disebut tidak memadai. Padahal pekerja’an konstruksi menggunakan sebagian badan jalan.

 

Dari pemantauan visual, lapisan Lean Concrete / LC atau beton lantai kerja diduga tidak mencapai ketebalan 10 cm sesuai spesifikasi. Pada beberapa bagian bahkan sudah terlihat retak dan keropos. Kerusakan dini itu diduga terkait dengan kwalitas campuran atau material.

 

“Jangan sampai proyek pemerintah dikerjakan asal jadi. Pengawas harus menjalankan tugasnya dengan benar karena kualitas jalan menyangkut kepentingan masyarakat,” tegas Aktivis Pantura.

 

Kejanggalan lain ditemukan pada papan informasi proyek yang tidak mencantumkan nomor kontrak. Padahal informasi itu penting untuk memastikan transparansi pekerjaan yang menggunakan uang negara.

 

Aktivis Pantura menilai kondisi ini harus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang.

 

“Bagaimana Tangerang Gemilang bisa terwujud kalau proyek jalan saja kualitasnya dipertanyakan dan baru dikerjakan sudah muncul kerusakan..?” ujarnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Mulia Arinda selaku pelaksana, konsultan pengawas, dan Dinas PUPR Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pengecoran tanpa penerangan, minimnya rambu, ketebalan LC, serta retak dan keropos pada beton.

 

Aktivis mendesak Inspektorat dan Dinas PUPR Kabupaten Tangerang segera melakukan sidak dan uji muttu terhadap pekerjaan tersebut. Pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan kesesuaian pelaksana’an dengan dokumen kontrak dan spesifikasi tekhnis.

(Ryan).

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ponpes Modern DAI Preneur Indonesia Mulai Dibangun di Tapos Tigaraksa, Siapkan Generasi Berakhlak dan Mandiri

Taer

17 Okt 2026, 11:08

TANGERANG KAB || RWN.CO.ID – Pembangunan Pondok Pesantren Modern DAI Preneur Indonesia resmi dimulai di Kampung Tapos Gardu, RT 02/RW 01, Desa Tapos, Kec. Tigaraksa, Kab. Tangerang, Banten, Sabtu (17/10/2026).   Pembangunan Ponpes ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Kehadirannya diharapkan menjadi pusat pendidikan Islam yang tidak hanya membentuk generasi berakhlakul karimah, tetapi juga …

Prof DR Sutan Nasomal SH MH Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans: Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Perminta’an Ma’af Terbuka Dinilai Lebih Tepat

Dewi Sari

16 Okt 2026, 20:02

MAKASSAR, || RADAR WARTA NASIONAL –  Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., pakar hukum internasional sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), menyoroti klarifikasi Mustadir Dg Sila, suami pemilik merek skincare Fenny Frans, terkait polemik penyebutan wartawan dengan istilah “anak kodok” dalam siaran langsung di TikTok.   Menurut Prof Sutan, klarifikasi seharusnya menjawab substansi …

PROF DR SUTAN NASOMAL SH MH DESAK PRESIDEN PECAT DAN PROSES HUKUM KADIS DLH BEKASI: “JANGAN BUNGKAM PERS, HUKUM HARUS DITEGAKKAN!”

Taer

15 Okt 2026, 21:08

BEKASI || RWN.CO.ID – Sikap pejabat publik terhadap wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik kembali menjadi sorotan. Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., pakar hukum internasional sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), mendesak Presiden RI Prabowo Subianto mengambil langkah tegas terhadap pejabat yang terbukti menghalangi kerja pers.   Desakan itu disampaikan menyusul duga’an pengusiran …

Terkabarkan Dua Korban Tewas dalam Kebakaran Penjaringan, 174 Warga Butuh Penanganan

Taer

14 Okt 2026, 14:43

JAKUT || RADAR WARTA NASIONAL – Sebanyak 174 warga terdampak kebakaran di permukiman Jalan Kertajaya, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (13/10/2026). Peristiwa tersebut diduga menewaskan dua orang, menghanguskan puluhan rumah, dan memaksa warga meninggalkan tempat tinggal mereka.   Kebakaran terjadi sekira pukul 13.50 WIB di RT 007 dan RT 017, RW 014. Warga yang melihat …

Duga’an Perminta’an Uang Dilaporkan ke Divpropam Polri, Dua Personel Polda Jambi Disorot

Taer

14 Okt 2026, 09:50

JAMBI|| RADAR WARTA NASIONAL – Penanganan pengaduan duga’an ketidak profesionalan dalam bertugas yakni perminta’an uang yang dikaitkan dengan perkara pidana di Subdit Harda Ditreskrimum Polda Jambi kini menjadi perhatian. Dua oknum personel POLRI , yakni Iptu S*parn* dan Aipda G*st* Kr*sn* Y*d*, disebut dalam laporan yang diajukan Joni ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri. …

Sandiaga Uno Meriahkan Fun Run 5K serta Festival Kuliner dan Seni Budaya Makeang Kayoa Halmahera Selatan

Supri Oleng

13 Okt 2026, 20:11

  Jakarta – Lomba lari Fun Run 5 K bareng Bang Sandi (Sandiaga Uno) serta Festival Kuliner dan Seni Budaya Makeang Kayoa sekaligus Pelantikan Pengurus Kabupaten Halmahera Selatan akan digelar pada 8 November 2026 bertempat di Jalan Baru Samping Hotel Sahid Jaya, Jakarta.   Kepulauan Kayoa merupakan gugusan pulau yang berada di Kabupaten Halmahera Selatan, …