Soroti Polemik Gibran, Pengamat Politik Dorong Pembenahan Sistem Pemilu dan Etika Kepemimpinan

AvatarSupri Oleng 04 Nov 2026, 22:09 28

JAKARTA – Polemik mengenai posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi salah satu perhatian dalam diskusi mengenai kepemimpinan nasional, etika politik, dan penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

 

Dalam pandangannya, seorang pembicara yang berlatar belakang pendidikan Ilmu Politik Universitas Indonesia menilai bahwa persoalan tersebut tidak seharusnya hanya diarahkan pada sosok atau individu tertentu. Menurutnya, pembenahan sistem penyelenggaraan pemilu harus menjadi perhatian utama agar persoalan serupa tidak kembali terulang pada masa mendatang.

 

Ia menegaskan, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, termasuk menyuarakan desakan agar Gibran mundur maupun dimundurkan. Namun, persoalan tersebut perlu dikaji secara lebih komprehensif dengan melihat berbagai aspek ketatanegaraan.

 

“Kalau sistem penyelenggaraan pemilu kita tidak dibenahi, kejadian-kejadian seperti ini bisa saja terulang di masa depan,” ungkapnya dalam forum diskusi.

 

Menurutnya, pembahasan perlu dibagi ke dalam beberapa fokus persoalan. Ada pihak yang mengkaji persoalan Gibran, ada yang mendalami peran Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta pihak lain yang mengkaji tanggung jawab DPR.

 

Dengan pembagian tersebut, setiap persoalan dapat ditelaah secara mendalam sehingga menghasilkan pandangan yang lebih menyeluruh dan sistematis.

 

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya etika dan moral dalam kepemimpinan nasional. Menurutnya, apabila melalui proses hukum dan mekanisme yang berwenang terbukti terdapat ketidaksesuaian persyaratan pencalonan, maka persoalan tersebut harus dipertanggungjawabkan secara konstitusional maupun etis.

 

Ia berpandangan, seorang pejabat publik semestinya memiliki kesadaran moral untuk mempertimbangkan pengunduran diri apabila terbukti tidak memenuhi persyaratan jabatan sejak awal.

 

“Harapan kita ke depan, Indonesia memiliki pemimpin yang etika, moral, dan integritasnya jauh lebih baik. Sebab, kualitas moral seorang pemimpin akan tercermin dalam kebijakan dan tindakan yang diambilnya,” tegasnya.

 

Ia juga berharap para pejabat negara memiliki rasa tanggung jawab dan keberanian moral untuk mengundurkan diri apabila tindakan maupun kebijakannya terbukti tidak sesuai dengan amanat konstitusi dan kepentingan rakyat.

 

Menurutnya, kepemimpinan bukan semata-mata tentang kekuasaan dan kewenangan, melainkan juga menyangkut tanggung jawab, integritas, serta keteladanan dalam menjalankan amanah rakyat.

 

Pembenahan sistem pemilu, penguatan pengawasan, dan penegakan etika pejabat publik dinilai menjadi pekerjaan penting agar demokrasi Indonesia semakin sehat, transparan, dan berintegritas.

 

(Supriyadi)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
FBR GARDU 057 KUMPI TAKOK PEDULI SESAMA, SANTUNI 80 ANAK YATIM DI PULO GEBANG

Taer

06 Nov 2026, 07:09

  JAKTIM || RWN – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu 057 Kumpi Takok, Kawasan Cakung 2, dengan menggelar kegiatan santunan kepada 80 anak yatim di Jalan Raya BKT Rawa Kuning, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).   Kegiatan sosial tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan …

Sefnat Momao Apresiasi Langkah Pemprov Papua Barat Daya dan Pemkab Maybrat, Pemulihan Wilayah Konflik Aifat Harus Segera Direalisasikan

Supri Oleng

05 Nov 2026, 16:24

  *SORONG || RADAR WARTA NASIONAL* – Upaya pemerintah dalam memperjuangkan pemulihan wilayah terdampak konflik di Aifat Timur Raya dan Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, mendapat dukungan dan apresiasi dari Sefnat Momao, mantan Anggota DPRK Maybrat periode 2019–2024 sekaligus Sekretaris Lembaga Masyarakat Adat Sarpukun Maybrat/Mai Somara.   Dalam pernyata’an konferensi pers yang disampaikan …

Proyek Paving Block JL.Rawa Rotan Disorot, Paving Lama Ditimbun dan Pengawasan Dipertanyakan

Dewi Sari

05 Nov 2026, 13:47

TANGKOT || RWN – Pengerjaan proyek pembaruan paving block di Jl. Rawa Rotan RT 05 / 04, Kel. Sepanjang, Kec. Neglasari, Kota Tangerang, menjadi sorotan setelah tim investigasi menemukan dugaan ketidaksesuaian metode pelaksanaan pekerjaan dengan standar teknis konstruksi.   Proyek yang disebut menggunakan anggaran sebesar Rp159.220 tersebut diharapkan menghasilkan akses jalan yang kuat, rata, dan …

Perkuat Sinergi dengan Pemprov DKI

Supri Oleng

04 Nov 2026, 15:57

Perkuat Sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta, Pewarna Indonesia Didorong Siapkan Program Kerja untuk Akses Dana Hibah dan CSR JAKARTA, RADAR WARTA NASIONAL – Organisasi Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia), khususnya jajaran pengurus PEWARNA DKI Jakarta, didorong untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menyusun program kerja yang konkret sebagai langkah membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Provinsi …

Supri Oleng

04 Nov 2026, 15:33

Perkuat Sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta, Pewarna Indonesia Didorong Siapkan Program Kerja untuk Akses Dana Hibah dan CSR JAKARTA, RADAR WARTA NASIONAL – Organisasi Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia), khususnya jajaran pengurus PEWARNA DKI Jakarta, didorong untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menyusun program kerja yang konkret sebagai langkah membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Provinsi …

Tim PKK Kota Tangerang Turun ke Kedaung Baru, Perkuat Pembinaan 10 Program Pokok PKK

Taer

04 Nov 2026, 13:47

KOTA TANGERANG, RADAR WARTA NASIONAL – Tim Penggerak PKK Kota Tangerang melakukan kunjungan pembinaan ke Kelurahan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sekaligus meningkatkan peran kader dalam mendorong kesejahteraan keluarga dan masyarakat.   Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Kedaung Baru Marjiah beserta jajaran pemerintahan kelurahan, Camat Neglasari …