Kemenhub Optimalkan Asset Negara, 35 Skema Pemanfa’atan BMN Telah Dilaksanakan

AvatarTaer 29 Okt 2026, 22:08 13

 

JAKARTA || RWN  – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mendorong optimalisasi Barang Milik Negara (BMN) melalui pengelolaan yang tertib, profesional, transparan, dan akuntabel. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan nilai guna aset negara sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pemerintah dan masyarakat.

 

Sekretaris Jenderal (sekjend) Kemenhub, Arif Toha, menegaskan bahwa pengelolaan BMN tidak cukup hanya berfokus pada administrasi dan pencatatan aset. Pemanfaatan aset harus diarahkan agar lebih produktif dan memberikan nilai tambah.

 

“Kita perlu memastikan bahwa aset yang dimiliki negara dapat dimanfa’atkan secara tepat, memiliki nilai guna yang optimal, dan memberikan manfaat yang nyata,” ujar Arif dalam kegiatan *Market Sounding* Optimalisasi BMN di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

 

Kemenhub telah menjalankan sejumlah skema pemanfaatan aset negara, termasuk kerja sama pemanfaatan infrastruktur bandara dan pelabuhan di berbagai daerah.

 

Secara keseluruhan, terdapat 19 Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), 11 skema sewa dalam rangka penyediaan infrastruktur, serta lima Kerja Sama Penyediaan Infrastruktur (KSPI) dalam proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

 

Menurut Arif, keberhasilan optimalisasi BMN tidak semata-mata diukur dari banyaknya skema kerja sama yang terlaksana. Perencanaan matang, evaluasi berkelanjutan, serta pertimbangan terhadap kebutuhan pasar dan kelayakan usaha juga menjadi faktor penting.

 

“Pemanfaatan aset perlu diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan, penyediaan infrastruktur, serta penciptaan manfaat yang lebih luas bagi negara dan masyarakat,” katanya.

 

Melalui kegiatan *Market Sounding*, Kemenhub membuka ruang komunikasi dengan dunia usaha untuk menjajaki peluang pemanfaatan aset sekaligus menghimpun masukan mengenai potensi bisnis, kebutuhan investasi, dan tantangan pelaksanaan kerja sama.

 

Forum tersebut juga menjadi sarana bagi calon mitra usaha untuk memahami kebijakan optimalisasi BMN, mulai dari ruang lingkup perjanjian, prosedur persetujuan, tata cara pelaksanaan, hingga penyusunan proposal bisnis.

 

Berbagai masukan dari pelaku usaha selanjutnya akan ditelaah secara objektif dan profesional sebagai bahan penyempurnaan rencana pemanfaatan aset serta penentuan langkah tindak lanjut.

 

Arif menegaskan, penjajakan minat pasar bukan merupakan proses penetapan mitra kerja sama. Seluruh tahapan berikutnya tetap harus mengikuti mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

“Perlu saya tegaskan bahwa kegiatan *Market Sounding* merupakan tahap penjajakan dan pengumpulan masukan pasar, bukan merupakan penetapan mitra kerja sama. Setiap tahapan berikutnya tetap harus dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

 

Kemenhub berharap optimalisasi BMN dapat berjalan dengan tata kelola yang baik, menjaga aset negara, serta menghasilkan kerja sama yang layak dan berkelanjutan. Dengan demikian, kekayaan negara tidak hanya tercatat secara administratif, tetapi juga mampu memberikan manfa’at maksimal bagi pembangunan dan kepentingan masyarakat.

 

(Sophia T)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
FBR GARDU 057 KUMPI TAKOK PEDULI SESAMA, SANTUNI 80 ANAK YATIM DI PULO GEBANG

Taer

06 Nov 2026, 07:09

  JAKTIM || RWN – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu 057 Kumpi Takok, Kawasan Cakung 2, dengan menggelar kegiatan santunan kepada 80 anak yatim di Jalan Raya BKT Rawa Kuning, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).   Kegiatan sosial tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan …

Proyek Paving Block JL.Rawa Rotan Disorot, Paving Lama Ditimbun dan Pengawasan Dipertanyakan

Dewi Sari

05 Nov 2026, 13:47

TANGKOT || RWN – Pengerjaan proyek pembaruan paving block di Jl. Rawa Rotan RT 05 / 04, Kel. Sepanjang, Kec. Neglasari, Kota Tangerang, menjadi sorotan setelah tim investigasi menemukan dugaan ketidaksesuaian metode pelaksanaan pekerjaan dengan standar teknis konstruksi.   Proyek yang disebut menggunakan anggaran sebesar Rp159.220 tersebut diharapkan menghasilkan akses jalan yang kuat, rata, dan …

Soroti Polemik Gibran, Pengamat Politik Dorong Pembenahan Sistem Pemilu dan Etika Kepemimpinan

Supri Oleng

04 Nov 2026, 22:09

JAKARTA – Polemik mengenai posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi salah satu perhatian dalam diskusi mengenai kepemimpinan nasional, etika politik, dan penyelenggaraan pemilu di Indonesia.   Dalam pandangannya, seorang pembicara yang berlatar belakang pendidikan Ilmu Politik Universitas Indonesia menilai bahwa persoalan tersebut tidak seharusnya hanya diarahkan pada sosok atau individu tertentu. Menurutnya, pembenahan sistem …

Perkuat Sinergi dengan Pemprov DKI

Supri Oleng

04 Nov 2026, 15:57

Perkuat Sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta, Pewarna Indonesia Didorong Siapkan Program Kerja untuk Akses Dana Hibah dan CSR JAKARTA, RADAR WARTA NASIONAL – Organisasi Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia), khususnya jajaran pengurus PEWARNA DKI Jakarta, didorong untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menyusun program kerja yang konkret sebagai langkah membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Provinsi …

Tim PKK Kota Tangerang Turun ke Kedaung Baru, Perkuat Pembinaan 10 Program Pokok PKK

Taer

04 Nov 2026, 13:47

KOTA TANGERANG, RADAR WARTA NASIONAL – Tim Penggerak PKK Kota Tangerang melakukan kunjungan pembinaan ke Kelurahan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sekaligus meningkatkan peran kader dalam mendorong kesejahteraan keluarga dan masyarakat.   Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Kedaung Baru Marjiah beserta jajaran pemerintahan kelurahan, Camat Neglasari …

Proyek Revitalisasi SMKS Yuppentek 1 Tangerang Senilai Rp2,26 Miliar Disorot, Penerapan K3 Jadi Pertanya’an

Dewi Sari

03 Nov 2026, 10:24

TANGKOT || RWN – Pelaksana’an proyek revitalisasi SMKS Yuppentek 1 Tangerang menjadi sorotan miring terkait penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan proyek konstruksi.   Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, proyek tersebut merupakan Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Tahun 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp2.263.237.000, bersumber dari APBN Tahun Anggaran …