Gempar ! Motor Senilai 15 Rupiah Raib dari Rumah Warga..?, Wajah Dua Pria Misterius Terekam CCTV

AvatarTaer 06 Jan 2026, 09:58 37

TANGERANG KABUPATEN || RWN.CO.ID – Aksi duga’an pencurian sepeda motor (R2), kembali menimbulkan keresahan warga. Kali ini, sebuah sepeda motor milik warga Kampung Kebon Cabe, Desa Gaga, Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang, Banten, dilaporkan raib pada dini hari.

 

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa, 6 Januari 2026, sekira jem 02.15 WIB. Korban diketahui bernama Raden (52), warga RT 03/001 Kampung Kebon Cabe.

 

Sepeda motor Honda Vario 155 bernomor polisi B 6440 JQI milik korban diduga hilang setelah terjadi aksi pencurian di kediamannya. Kendaraan tersebut disebut masih relatif baru dibeli dengan nilai sekitar Rp15 juta.

 

Yang menjadi perhatian warga, aktivitas mencurigakan tersebut disebut terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

 

Berdasarkan informasi yang disampaikan warga, rekaman CCTV memperlihatkan dua orang laki-laki yang terlihat mengendarai sepeda motor secara berboncengan. Dalam rekaman tersebut, kendaraan yang digunakan keduanya disebut berwarna kuning.

 

Setelah sepeda motor milik korban diketahui hilang, warga kemudian menelusuri rekaman CCTV untuk mencari petunjuk mengenai kronologi kejadian tersebut.

 

Dari penelusuran awal warga, terlihat dua sosok yang kemudian meninggalkan lokasi dengan menggunakan kendaraan masing-masing. Namun, identitas kedua orang tersebut maupun keterlibatan mereka dalam duga’an pencurian masih harus dibuktikan melalui penyelidikan aparat penegak hukum.

 

Salah seorang warga, yakni dikenal warga sebagai salah satu tokoh masyarakat serempat yakni, Ustaz Nadil (38), mengatakan bahwa sepeda motor tersebut merupakan kendara’an milik temannya yang menurutnya memiliki kondisi ekonomi terbatas.

 

“Itu teman saya, warga Kampung Pondok Cabe, Pak Raden. Kasihan beliau, orang kecil, ekonominya lemah. Motornya baru dibeli, belum lama, sekitar Rp15 juta,” ujar Ust. Nadil kepada wartawan melalui sambungan Telephone.

 

Menurut Nadil, berdasarkan rekaman CCTV yang dilihat warga, kejadian berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Ia juga mengatakan bahwa dua orang yang terlihat dalam rekaman bukan warga yang dikenal oleh masyarakat setempat.

 

“Kalau di video CCTV sekitar jam dua pagi kejadiannya. Dua orang itu bukan orang sini, pakai motor warna kuning dan berboncengan. Setelah membawa motor curian, masing-masing membawa motor,” tuturnya.

 

Namun demikian, keterangan tersebut masih merupakan informasi dari warga. Media tidak menyimpulkan bahwa dua orang dalam rekaman tersebut merupakan pelaku, sebelum terdapat hasil penyelidikan dan keterangan resmi dari kepolisian.

 

Ust. Nadil juga menyampaikan bahwa korban telah memberikan izin apabila rekaman CCTV tersebut dipublikasikan melalui media dengan harapan informasi itu dapat membantu membuka titik terang perkara.

 

“Raden sudah memperbolehkan mau diekspos atau dibagikan ke Google atau diberitakan media juga,” ungkapnya.

 

Warga Minta CCTV Tidak Berhenti Sebatas Rekaman. Kasus tersebut memunculkan pertanya’an di tengah warga, apakah rekaman CCTV yang sudah tersedia dapat segera ditindaklanjuti untuk mengungkap siapa saja yang berada di lokasi pada sa’at kejadian..?

 

Warga berharap rekaman tersebut tidak sekadar menjadi dokumentasi, melainkan dapat menjadi salah satu bahan penyelidikan bagi aparat penegak hukum.

 

Terlebih, kasus duga’an pencurian kendara’an bermotor bukan hanya menyangkut hilangnya sebuah kendara’an. Bagi warga dengan kemampuan ekonomi terbatas, kehilangan sepeda motor dapat menjadi beban yang cukup berat karena kendaraan tersebut kerap menjadi sarana utama untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga.

 

Karena itu, warga meminta aparat terkait melakukan penelusuran secara serius, termasuk memeriksa rekaman CCTV, mengidentifikasi kendaraan yang digunakan, serta mencari kemungkinan adanya keterkaitan dengan kejadian serupa apabila ditemukan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai status laporan maupun perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

 

Redaksi juga menghimbau masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pihak mana pun yang dianggap memiliki kemiripan dengan sosok dalam rekaman CCTV. Identitas dan keterlibatan seseorang harus dipastikan melalui proses hukum yang sah.

 

Kasus ini kini menunggu langkah aparat penegak hukum. Rekaman CCTV telah menjadi petunjuk awal versi warga, sementara kepastian mengenai siapa pelaku sebenarnya tetap menjadi kewenangan namun warga sangat berharaf APH Kepolisian, penyidik untuk segera mengungkapnya. ***

 

Pewarta : Misan

Editor     : Dewi Sari

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
KPK Tetapkan Bupati Klaten dan Kepala BKP Jateng jadi Tersangka Kasus Suap

Supri Oleng

17 Okt 2026, 19:49

  Kabupaten Klaten-propinsi Jawa Tengah, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif selama 1×24 jam, akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta dugaan suap hasil audit keuangan pemkab Klaten oleh Badan Pemeriksaan Keuangan ( BPK).   KPK menjelaskan dua di antaranya yakni Bupati Klaten …

Prof DR Sutan Nasomal SH MH Soroti Klarifikasi Suami Fenny Frans: Jangan Alihkan Pokok Persoalan, Perminta’an Ma’af Terbuka Dinilai Lebih Tepat

Dewi Sari

16 Okt 2026, 20:02

MAKASSAR, || RADAR WARTA NASIONAL –  Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., pakar hukum internasional sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), menyoroti klarifikasi Mustadir Dg Sila, suami pemilik merek skincare Fenny Frans, terkait polemik penyebutan wartawan dengan istilah “anak kodok” dalam siaran langsung di TikTok.   Menurut Prof Sutan, klarifikasi seharusnya menjawab substansi …

Kapolri Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Ajak Masyarakat Bersinergi

Supri Oleng

15 Okt 2026, 22:13

JAKARTA ||RWN.CO.ID –  Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto menegaskan komitmennya memberantas peredaran narkoba di Indonesia melalui operasi terpadu yang mengedepankan penegakan hukum, pencegahan, dan rehabilitasi.   “Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang sudah semakin masif. Kita harus lebih masif dalam bertindak,” kata Suyudi.   Ia menegaskan, upaya pemberantasan narkoba sejalan dengan …

OTT KPK di BNPB, Lima Tersangka Ditahan: Uang Rp3,3 Miliar, Emas dan Asset Kripto Disita

Taer

14 Okt 2026, 23:40

JKT || RWN.CO.ID – KPK telah menetapkan tersangka terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kini, para tersangka telah ditahan. Pantauan awak mediA di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026), ada lima tersangka yang dibawa ke rutan. Mereka terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.   Para tersangka tampak mengenakan …

Duga’an Perminta’an Uang Dilaporkan ke Divpropam Polri, Dua Personel Polda Jambi Disorot

Taer

14 Okt 2026, 09:50

JAMBI|| RADAR WARTA NASIONAL – Penanganan pengaduan duga’an ketidak profesionalan dalam bertugas yakni perminta’an uang yang dikaitkan dengan perkara pidana di Subdit Harda Ditreskrimum Polda Jambi kini menjadi perhatian. Dua oknum personel POLRI , yakni Iptu S*parn* dan Aipda G*st* Kr*sn* Y*d*, disebut dalam laporan yang diajukan Joni ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri. …

Polda Metro Jaya Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dua Tersangka Pembunuhan Perempuan Ditangkap

Dewi Sari

13 Okt 2026, 20:02

JAKARTA || RWN.CO.ID – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap tiga kasus kriminal, yakni pembunuhan disertai pencurian terhadap seorang perempuan di Pinang Ranti, Jakarta Timur, pencurian dengan kekerasan terhadap pengemudi taksi online di Pamulang, Tangerang Selatan, serta pencurian kendaraan bermotor yang diduga melibatkan jaringan Jakarta–Lampung dan kepemilikan senjata api rakitan.   Dalam …