Kepala Terminal Kampung Rambutan Turun Tangan, Pengurus Miniarta Bantah Issue Penimbunan Solar Subsidi

AvatarTaer 29 Okt 2026, 10:32 11

 

JAKARTA, RADAR WARTA NASIONAL – Aduan masyarakat terkait dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mendapat respons cepat dari pihak pengelola terminal. Pemeriksaan langsung dilakukan bersama jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menelusuri informasi yang beredar di media sosial tersebut.

 

Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, menyatakan pihaknya telah menyisir area terminal pada Rabu (28/10/2026). Namun, dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengaku tidak menemukan aktivitas sebagaimana yang dituduhkan.

 

“Sebelumnya saya mengapresiasi atas adanya aduan dari rekan media ya atas adanya dugaan penimbunan BBM solar subsidi di dalam kawasan Terminal Kampung Rambutan, dan sore ini pula kami lakukan penyisiran bersama ke seluruh area, namun tidak kami temukan apa yang dituduhkan tersebut,” ujar Revi.

 

Ia menegaskan, pengawasan akan terus dilakukan secara intensif guna mencegah pelanggaran serta menghindari kesalahpahaman antar pihak. Apabila ditemukan aktivitas yang tidak sesuai ketentuan, pihaknya memastikan akan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku.

 

Di sisi lain, pengurus bus Miniarta, Armenda Tarigan, membantah tudingan adanya praktik penimbunan solar subsidi di lingkungan terminal. Ia menilai informasi yang beredar di media sosial telah membentuk persepsi yang tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.

 

“Jelas tidak ada itu tuduhan adanya praktik dugaan bisnis solar subsidi ilegal di dalam Terminal Kampung Rambutan,” kata Armenda saat dikonfirmasi Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Rabu (28/10/2026).

 

Armenda menjelaskan, peristiwa yang menjadi perbincangan tersebut bermula dari kebocoran tangki pada salah satu armada bus Miniarta. Menurutnya, drum atau jeriken digunakan untuk menampung BBM yang keluar dari tangki bocor, bukan untuk melakukan penimbunan.

 

“Yang terjadi sebenarnya bukan penimbunan. Siang itu memang ada kendala di mana salah satu armada terdapat kebocoran tangki. Dengan sigap kawan-kawan langsung mengambil wadah seperti drum atau jeriken untuk menampung BBM di dalam tangki bocor itu,” jelasnya.

 

Sebelumnya, informasi di media sosial menyoroti dugaan pemindahan solar subsidi dari bus ke dalam wadah penampung. Isu tersebut bahkan memunculkan desakan agar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengevaluasi pengawasan di lingkungan Dinas Perhubungan.

 

Menanggapi polemik itu, Ketua Umum FWJ Indonesia, Mustofa Hadi Karya yang akrab disapa Opan, mengapresiasi respons Kepala Terminal Kampung Rambutan dan pengurus Miniarta dalam memberikan klarifikasi serta menindaklanjuti aduan masyarakat.

 

Menurut Opan, klarifikasi dan pemeriksaan langsung diperlukan agar persoalan tidak berkembang menjadi kesimpulan sepihak yang berpotensi merugikan pihak tertentu.

 

“Kita yang berperan dan memiliki fungsi kontrol publik tata kelola pemerintah seharusnya memahami hal-hal tentang profesi jurnalis. Pemberitaan sepihak tanpa adanya konfirmasi tentunya melanggar kode etik dan akan membangun opini tak sehat,” tegas Opan dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

 

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, setiap dugaan pelanggaran perlu ditelusuri melalui pemeriksaan dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

 

Respons cepat pengelola terminal dan bantahan pengurus Miniarta menjadi bagian dari klarifikasi atas informasi yang beredar. Meski demikian, pengawasan terhadap penggunaan BBM subsidi di lingkungan terminal tetap penting dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.

 

Pewarta : Iin Warsinah / M Sadam

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post

Supri Oleng

07 Nov 2026, 17:06

  TANGERANG – Seorang warga tengah berupaya mengurus dokumen kepemilikan tanah setelah Akta Jual Beli (AJB) asli miliknya dilaporkan hilang. Dokumen tersebut diperkirakan telah hilang sekitar enam bulan lalu, diduga setelah pemilik berpindah tempat tinggal.   Berdasarkan keterangan warga, hilangnya AJB baru menjadi persoalan serius ketika dirinya hendak melanjutkan proses pengurusan sertifikat tanah melalui program …

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari kecanggihan teknologi, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat

Supri Oleng

07 Nov 2026, 08:13

  Jakarta – PT Jasa Raharja (Persero) bersama Korlantas Polri dan stakeholder terkait melaksanakan Survei Kesiapan Jalur Transportasi dan Pelabuhan Penyeberangan dalam rangka pengamanan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), Kamis (5/11/2026).   Survei dilakukan di sejumlah titik strategis Pelabuhan Bakauheni dan Merak untuk memastikan kesiapan infrastruktur, kelancaran lalu lintas, keselamatan transportasi, serta kualitas …

FBR GARDU 057 KUMPI TAKOK PEDULI SESAMA, SANTUNI 80 ANAK YATIM DI PULO GEBANG

Taer

06 Nov 2026, 07:09

  JAKTIM || RWN – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu 057 Kumpi Takok, Kawasan Cakung 2, dengan menggelar kegiatan santunan kepada 80 anak yatim di Jalan Raya BKT Rawa Kuning, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).   Kegiatan sosial tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan …

Proyek Paving Block JL.Rawa Rotan Disorot, Paving Lama Ditimbun dan Pengawasan Dipertanyakan

Dewi Sari

05 Nov 2026, 13:47

TANGKOT || RWN – Pengerjaan proyek pembaruan paving block di Jl. Rawa Rotan RT 05 / 04, Kel. Sepanjang, Kec. Neglasari, Kota Tangerang, menjadi sorotan setelah tim investigasi menemukan dugaan ketidaksesuaian metode pelaksanaan pekerjaan dengan standar teknis konstruksi.   Proyek yang disebut menggunakan anggaran sebesar Rp159.220 tersebut diharapkan menghasilkan akses jalan yang kuat, rata, dan …

Soroti Polemik Gibran, Pengamat Politik Dorong Pembenahan Sistem Pemilu dan Etika Kepemimpinan

Supri Oleng

04 Nov 2026, 22:09

JAKARTA – Polemik mengenai posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi salah satu perhatian dalam diskusi mengenai kepemimpinan nasional, etika politik, dan penyelenggaraan pemilu di Indonesia.   Dalam pandangannya, seorang pembicara yang berlatar belakang pendidikan Ilmu Politik Universitas Indonesia menilai bahwa persoalan tersebut tidak seharusnya hanya diarahkan pada sosok atau individu tertentu. Menurutnya, pembenahan sistem …

Perkuat Sinergi dengan Pemprov DKI

Supri Oleng

04 Nov 2026, 15:57

Perkuat Sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta, Pewarna Indonesia Didorong Siapkan Program Kerja untuk Akses Dana Hibah dan CSR JAKARTA, RADAR WARTA NASIONAL – Organisasi Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia), khususnya jajaran pengurus PEWARNA DKI Jakarta, didorong untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menyusun program kerja yang konkret sebagai langkah membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Provinsi …