- BISNIS SWASTAKABAR DUKA Pendiri Sariayu Martha Tilaar Berpulang di Usia 89 Tahun
- HUKUMKPK Tetapkan Bupati Klaten dan Kepala BKP Jateng jadi Tersangka Kasus Suap
- KESEHATAN“Warga” Kp Gintung-Mauk Diduga Keluhkan 11 Titik Lapak Limbah Sampah Liar, Petani Khawatir Wabah Penyakit Sawah Tercemar
- NasionalPonpes Modern DAI Preneur Indonesia Mulai Dibangun di Tapos Tigaraksa, Siapkan Generasi Berakhlak dan Mandiri
- BISNIS SWASTAMartha Tilaar Tinggalkan Warisan Budaya Jamu Terkenal Sampai Mancanegara


Peternakan Ayam di Tengah Permukiman Desa Pangkalan – Teluknaga Diduga Dipersoalkan, “Warga” Keluhkan Aroma Bau dan Perizinan
TANGERANG KAB || RWN.CO.ID – Keberada’an usaha peternakan ayam di tengah kawasan permukiman warga di RT.002/011, Desa Pangkalan, Kec. Teluknaga, Kab. Tangerang-Banten, diduga menuai sorotan miring sekian lama ini. Lokasi peternakan yang berada di area kp.kebun mangga dan dikelilingi tempat tinggal warga tersebut disebut menimbulkan keresahan serta keluhan masyarakat sekitar.

Hasil pengecekan tim investigasi media massa RWN.Co.Id di lapangan pada 12 Agustus 2026 menunjukkan aktivitas peternakan berlangsung di kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga. Kondisi tersebut memunculkan pertanya’an mengenai aspek lingkungan, kebersihan, kenyamanan warga, hingga kelengkapan perizinan usaha.
Sejumlah warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari aktivitas peternakan, beberapa warga yang tak jauh juga mengkhawatirkan potensi gangguan terhadap kebersihan dan kwalitas lingkungan apabila pengelola’an limbah peternakan tidak dilakukan sesuai ketentuan.
Tak hanya persoalan lingkungan, status legalitas usaha tersebut juga menjadi tanda tanya. Berdasarkan informasi yang diperoleh tim investigasi dari Pemerintah Desa Pangkalan, disebutkan bahwa pemerintah desa belum menerbitkan izin untuk usaha peternakan ayam tersebut. Hal ini memunculkan pertanya’an lebih jauh mengenai dokumen dan persetujuan dari instansi berwenang yang menjadi dasar kegiatan usaha tersebut.
Di sisi lain, beredar pula informasi di tengah masyarakat mengenai duga’an pemberian uang sebesar Rp.100.000 per orang setiap bulan kepada pihak yang disebut sebagai Ketua kepengurusan lingkungan RT/RW, serta mandor. Namun, informasi tersebut masih berupa issue “warga” dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta yang telah terbukti.
Jika benar terdapat pemberian uang secara rutin, persoalannya tentu perlu dijelaskan secara transparan apakah pemberian tersebut merupakan bentuk kompensasi yang memiliki dasar dan kesepakatan resmi, atau hanya pemberian informal yang tidak berkaitan dengan legalitas usaha. Kejelasan mengenai hal ini penting agar tidak menimbulkan persepsi bahwa persoalan perizinan atau dampak lingkungan dapat diselesaikan hanya melalui pemberian uang kepada pihak tertentu.
” Iya pagimana ya..? Bau nya juga sebenernya bikin negh juga, kalau pas usim hujan apalagi itu kayak bau nya makin tajem haya, lebih-lebih bau nya kalau pas panen, sebelom panen juga hadeh, saya lagi kan jualan laler nya geli, ampun dach udah sekitar 5 tahunan ini”, keluh beberapa orang warga.
Masyarakat berharap Pemerintah Desa (pemdes) Pangkalan bersama kecamatan dan instansi tekhnis terkait tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut. Pemeriksa’an lapangan secara menyeluruh dinilai diperlukan untuk memastikan legalitas usaha, kesesuaian lokasi, pengelola’an limbah, dampak lingkungan, serta pemenuhan ketentuan kesehatan dan kenyamanan masyarakat.
Jangan sampai keberada’an usaha di tengah permukiman hanya dinilai dari sisi ekonomi, sementara hak warga untuk mendapatkan lingkungan yang nyaman dan sehat justru terabaikan.
” Och iya lex, (interaksi kades dengan wartawan-red) itu peternakan ayam gak ada ijin dan kordinasi sama sekali ke desa, itu juga pake tanah pengairan bantaran itu, coba tanya aja atau suruh dateng aja ke desa,” Ungkap orang nomor satu di Pangkalan yakni Ahmad Muhrim akrab dengan sapa’an Lurah Goim ketika di konfirmasi.
Apabila usaha tersebut memang telah memenuhi seluruh persyaratan dan memiliki dokumen sesuai regulasi hukum baik perizinan yang diperlukan, pengelola tentu memiliki ruang untuk menunjukkan serta menjelaskan legalitasnya kepada masyarakat, sebaliknya, apabila ditemukan pelanggaran, pemerintah dan instansi berwenang perlu mengambil langkah sesuai aturan.
RWN.CO.ID juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pengelola peternakan, Pemdes Pangkalan, maupun pihak-pihak yang disebut dalam pemberita’an ini untuk memberikan penjelasan secara terbuka dan berimbang. ***
(Alex Pantura)
Supri Oleng
17 Okt 2026, 19:49
Kabupaten Klaten-propinsi Jawa Tengah, setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif selama 1×24 jam, akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta dugaan suap hasil audit keuangan pemkab Klaten oleh Badan Pemeriksaan Keuangan ( BPK). KPK menjelaskan dua di antaranya yakni Bupati Klaten …
Supri Oleng
13 Okt 2026, 20:11
Jakarta – Lomba lari Fun Run 5 K bareng Bang Sandi (Sandiaga Uno) serta Festival Kuliner dan Seni Budaya Makeang Kayoa sekaligus Pelantikan Pengurus Kabupaten Halmahera Selatan akan digelar pada 8 November 2026 bertempat di Jalan Baru Samping Hotel Sahid Jaya, Jakarta. Kepulauan Kayoa merupakan gugusan pulau yang berada di Kabupaten Halmahera Selatan, …
Dewi Sari
13 Okt 2026, 14:29
TANGERANG || RADAR WARTA NASIONAL | – Pemerintah Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), Selasa (13/10/2026), untuk membahas rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2027 serta Daftar Usulan RKPDes (DU-RKPDes) 2028. Kegiatan dihadiri Kepala Desa Cengklong H. Syamsul Anwar, S.Sos., Ketua TP-PKK Aulian Sari, S.Pd., Ketua BPD H. …
Taer
13 Okt 2026, 12:32
TANGERANG || RADAR WARTA NASIONAL – Rencana penyegelan lokasi usaha CV Global Jaya di kawasan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, memunculkan kekhawatiran di kalangan karyawan. Puluhan pekerja berharap pemerintah mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang berpotensi timbul apabila aktivitas perusaha’an dihentikan. Aspirasi tersebut disampaikan seorang narasumber berinisial D saat ditemui di lokasi usaha, Senin …
Taer
13 Okt 2026, 10:56
TANGERANG KAB || RWN.CO.ID – Pemdes Selambaran Jati, Kec. Kosambi, Kab. Tangerang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), Selasa (13/10/2026), untuk membahas arah pembangunan Tahun Anggaran 2027 sekaligus menghimpun usulan program untuk 2028. Musrenbangdes mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan.” Forum ini menjadi wadah bagi pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, …
Supri Oleng
13 Okt 2026, 00:07
BANTEN || RWN CO.ID – Perkembangan tehknologi digital harus diimbangi dengan regulasi yang jelas serta program pendampingan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Tanpa dukungan tersebut, pengusaha yang merintis usaha secara mandiri berisiko tertinggal dari pelaku usaha yang lebih menguasai teknologi informasi (IT). Hal itu disampaikan Dr. Billy Adam, perwakilan DPC HIPPI …
05 Agu 2026 351 views
TANGERANG KAB || RWN.CO.ID – Duga’an persoalan dalam transaksi jual beli sepeda motor kembali mencuat di wilkum Sepatan, Kabupaten Tangerang. Seorang warga Desa Kayu Agung, Muhammad Baihaqi (33), mengaku mengalami kerugian setelah membayar lunas sebesar Rp17 juta untuk pembelian satu unit sepeda motor, namun hingga kini kendara’an yang dijanjikan disebut belum pernah diterimanya. Merasa …
16 Agu 2026 238 views
BANTEN || RWN.CO.ID – Dalam rangka memaknai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdeka’an Republik Indonesia, ” Keraton Surosowan ” Banten, akan menggelar kegiatan bhakti sosial (Bhaksos) berupa layanan penyembuhan tradisional secara gratis bagi masyarakat Banten (16/8/2026). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 17 Agustus 2026, mulai pagi hingga selesai. Layanan ini terbuka untuk …
16 Agu 2026 206 views
TANGERANG,SURYABAHARI || RWN.CO.ID – Semangat kemerdeka’an dan kebersama’an terasa meriah di lingkungan Perum KPR BTN PCI (Pondok Cituis Indah), Suryabahari, Kec. Pakuhaji, Kab. Tangerang – Banten. Warga larut dakam euforia, turut memeriahkan rangkaian kompetisi proses acara penentuan perlomba’an pada acara tradisi peringatan HUT ke-81 Kemerdeka’an Republik Indonesia dengan berbagai hiburan perlomba’an rakyat yang berlangsung dilapangan …
09 Agu 2026 187 views
TANGERANG KAB || RWN.CO.ID – Jagat maya diduga kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video pengakuan seorang TKW, pekerja migran asal Kabupaten Tangerang, Banten, yang mengaku tengah mengalami tekanan berat sa’at ini bekerja di Libya (9/8/2026). Narasi video berdurasi sekira 2 menit 11 detik tersebut beredar di salah satu grup WhatsApp komunitas warga Tangerang, “GAMATA”, …
17 Agu 2026 181 views
BANTEN | RADAR WARTA NASIONAL – Pemilik sepeda motor R2 dengan tekhnologi keyless kini perlu meningkatkan kewaspada’an. Sistem tanpa anak kunci konvensional yang selama ini dianggap lebih praktis dan aman ternyata tetap di duga memiliki potensi menjadi sasaran kejahatan apabila pelaku menggunakan perangkat elektronik tertentu (17/8/2026). Perhatian terhadap modus tersebut mencuat setelah APH aparat …
07 Agu 2026 155 views
LEMBANG SARI, TANGERANG KAB || RWN.CO.ID – Proyek pekerja’an betonisasi badan jalan ruas Jl.Lingkungan Taman Kota (Tamkot) RT001/004, Rajeg–Lembang Sari, Kabupaten Tangerang, Banten, menuai sorotan. Proyek yang semestinya menjadi bagian dari upaya peningkatan kwalitas infrastruktur masyarakat tersebut diduga dikerjakan dengan mengabaikan sejumlah ketentuan tehknis dan standart operasional prosedur (SOP). Pantauan tim awak media di lokasi …
09 Okt 2026 150 views
TANGKOT|| RWN.CO.ID – Sejumlah warga di Kel. Gondrong, Kota Tangerang-Banten, mengeluhkan aktivitas sebuah workshop yang disebut sebagai PT. Gamen karena diduga menimbulkan gangguan lingkungan dan berdampak terhadap kondisi jalan di sekitar permukiman. Keluhan tersebut disampaikan Bang Zeck, tokoh masyarakat Gondrong sekaligus mantan ketua RW selama tiga periode. Ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menindaklanjuti …
Comments are not available at the moment.