PROYEK U-DITCH DI BUGEL DIDUGA “GELAP” INFORMASI, SEOLAH TAK BERTUAN TANPA PENGAWASAN

AvatarTaer 11 Agu 2026, 14:24 80

TANGERANG || RWN.CO.ID – Proyek U-Ditch di Jl.Bugel, RT.0 02/RW.006, Desa Pangadegan, Kec. Pasar Kemis, Kab. Tangerang, mulai dipertanyakan publik. Bagaimana tidak, pekerja’an yang disebut membentang diperkirakan sekitar 60 meter tersebut sudah berjalan, tetapi diduga minim kejelasan, selain disinyalir abai K3,bahkan kasat mata salah seorang pekerja nekat tak beralaskan kaki alias “nyeker”, selain itu juga proyek yang seharusnya menjadi pintu transparansi kepada masyarakat justru tidak terlihat di lokasi. Selasa ( 11/8/2026 ).

 

Awak media massa bahkan harus beberapa kali bolak-balik dari lingkungan warga menuju lokasi proyek pekerja’an. Namun, sosok yang disebut sebagai mandor/pelaksana tersebut tetap tidak berhasil ditemui.

 

Kondisi ini menimbulkan pertanya’an serius sebenarnya siapa yang mengawasi pekerjaan tersebut..? Siapa penanggung jawabnya..? Dan kepada siapa masyarakat harus meminta penjelasan apabila pekerja’an bermasalah.

 

Jangan sampai proyek yang menggunakan uang rakyat justru berjalan dengan prinsip “pekerja’an jalan, informasi belakangan.”

 

Pertanya’an-nya, sederhana kalau proyek ini memang resmi dan seluruh administrasinya lengkap, mengapa keterangan dasarnya tidak dipasang secara terbuka di lokasi..? upaya awak media menggali informasi dari pekerja di lokasi juga belum memberikan jawaban yang memuaskan.

 

Sejumlah pekerja mengaku tidak mengetahui secara jelas pihak yang bertanggung jawab penuh terhadap pekerja’an tersebut. Mereka juga menyampaikan bahwa pihak pelaksana atau pemenang tender tidak terlihat turun langsung ke lokasi sejak pekerja’an dimulai.

 

Jangan sampai ketika pekerja’an selesai, semua pihak tiba-tiba muncul membawa klaim bahwa proyek sudah sesuai prosedur, sementara ketika masyarakat membutuhkan informasi, orangnya justru sulit dicari.

 

Sa’at awak media meminta informasi pada Ketua RW setempat,ia mengarahkan wartawan untuk kembali ke lokasi dan menemui mandor. Awak media pun mengikuti arahan tersebut namun setelah kembali ke lokasi, sosok simandor yang dimaksud tetap tidak jua ditemukan.

 

Situasi ini membuat proses konfirmasi terasa seperti permainan bola pingpong ditanya ke satu pihak, diarahkan ke pihak lain ketika pihak lain dicari, orangnya tidak ada dilempar kesana-kemari.

 

” Gak tahu orang nya gak kesini bang,” ucap singkat seorang pekerja, ketus.

 

Publik tentu berhak bertanya apakah memang tidak ada yang bertanggung jawab di lapangan, atau justru mekanisme pengawasannya yang tidak jelas..?

 

Pemerintah Desa (pemdes) Pangadegan dan instansi tekhnis terkait perlu segera membuka informasi tersebut kepada publik.

 

Sebab pembangunan yang menggunakan uang pajak rakyat bukan pekerja’an yang boleh berjalan berkesan dalam suasana serba tertutup.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai siapa kontraktor pelaksana, berapa nilai anggaran, dari mana sumber dananya, siapa pengawasnya, kapan kontrak dimulai, serta bagaimana mekanisme pengawasan proyek tersebut.

 

Pihak Pemdes Pangadegan, instansi tekhnis, serta penanggung jawab, pengawas maupun pihak terkait lain nya tetap diberikan ruang yang seluas-luasnya untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab.***

 

(Alex Pantura)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Karyawan CV. Global Jaya Minta Pemkot Tangerang Kedepankan Dialog, Nasib Pekerja Jadi Perhatian

Taer

13 Okt 2026, 12:32

TANGERANG ||  RADAR WARTA NASIONAL –   Rencana penyegelan lokasi usaha CV Global Jaya di kawasan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, memunculkan kekhawatiran di kalangan karyawan. Puluhan pekerja berharap pemerintah mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang berpotensi timbul apabila aktivitas perusaha’an dihentikan.   Aspirasi tersebut disampaikan seorang narasumber berinisial D saat ditemui di lokasi usaha, Senin …

HUT KE-31, PERUMDA TIRTA BENTENG SANTUNI 464 ANAK YATIM DAN GELAR DO’A ISTISQA

Dewi Sari

12 Okt 2026, 14:48

  TANGKOT |RWN.CO.ID – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang menggelar istighosah, doa istisqa, dan santunan anak yatim bersama Wali Kota Tangerang H. Sachrudin dan Wakil Wali Kota H. Maryono, Senin (12/10/2026). Kegiatan berlangsung di halaman Perumda Tirta Benteng, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Sebanyak 464 anak yatim dari …

12 PASANGAN WARGA KOSAMBI IKUT NIKAH MASSAL PROGRAM PEMKAB TANGERANG

Taer

09 Okt 2026, 12:46

TANGERANG KAB || RADAR WARTA NASIONAL – Sebanyak 12 pasangan pengantin dari Desa Kosambi, Kec. Sukadiri, Kab. Tangerang, mengikuti program nikah massal yang diselenggarakan PEMKAB Tangerang di Kecamatan Sukamulya.   Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi pasangan yang membutuhkan bantuan biaya untuk melangsungkan pernikahan.   …

REHABILITASI RUAS JALAN DI KEDAUNG BARU DISOROT MIRING, DUGA’AN MUTTU DAN PENERAPAN K3 DIPERTANYAKAN

Taer

09 Okt 2026, 02:24

TANGERANG KOTA || RADAR WARTA NASIONAL – Pemerintah Kota (pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerja’an Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan pembenahan infrastruktur jalan. Namun, pelaksana’an proyek rehabilitasi jl. di lingkungan RW 01, Kel. Kedaung Baru, Kec. Neglasari, Kota Tangerang, menjadi sorotan miring tim kontrol sosial gabungan.   Berdasarkan pantauan pada 8 Oktober 2026 sekira …

PROYEK PEMASANGAN PIPA AIR KELURAHAN PRIUK DISOROT, PAPAN INFORMASI ANGGARAN TAK TERPASANG

Taer

07 Okt 2026, 11:24

TANGERANG KOTA || RADAR WARTA NASIONAL, CO.ID, 7 Oktober 2026 – Proyek pembangunan dan pemasangan jaringan pipa air di wilayah Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, menjadi perhatian setelah tim investigasi menemukan sejumlah hal yang dinilai perlu diverifikasi terkait pelaksanaan pekerjaan di lapangan.   Hasil pemantauan tim pada Rabu (7/10/2026), antara lain menemukan tidak adanya …

Mitra MBG Yuka Afrianto Minta Kepastian: Program Dilanjutkan atau Modal Dikembalikan

Dewi Sari

06 Okt 2026, 16:46

Jakarta||  Radar Warta Nasional – Mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Yuka Afrianto, menyampaikan harapan-nya agar pemerintah memberikan kepastian kepada para mitra yang telah menyiapkan modal dan fasilitas untuk mendukung program tersebut (6/10/2026).   Menurut Yuka, pada awalnya sebagian mitra tidak langsung bersedia bekerja sama karena masih mempertanyakan kepastian program. Namun, setelah melihat MBG sebagai …